Pembukaan TOT di Undhari

Dharmasraya, Galanggang.id — Sebanyak 95 peserta mengikuti Training of Trainers (TOT) Pelatih dan Pembina PBB/Paskibra Sekolah dan Kecamatan se-Kabupaten Dharmasraya yang digelar di Ruang C.14 dan Halaman Rektorat Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI), Minggu (26/7/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paskibra Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Dharmasraya serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Dharmasraya.

Mengusung tema “Mewujudkan Pelatih dan Pembina PBB-Paskibra yang Profesional, Berkarakter, dan Adaptif dalam Membangun Generasi Berjiwa Kepemimpinan, Disiplin, dan Nasionalisme,” kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalitas para pelatih serta pembina Peraturan Baris Berbaris (PBB) di Kabupaten Dharmasraya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya yang diwakili Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Marlisna, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatih dan pembina memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi muda.

“Peran pelatih di sekolah sangat krusial. Tugasnya bukan sekadar melatih fisik dan gerakan baris-berbaris, melainkan yang jauh lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila, membangun karakter, serta memperkuat ketahanan mental generasi muda di tengah derasnya tantangan era digital,” tegas Marlisna.

Ketua Panitia, Jannafry Putra, mengatakan bahwa TOT dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi kepelatihan yang terstandarisasi sehingga mampu meningkatkan kualitas pembinaan PBB dan Paskibra di sekolah maupun kecamatan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh 75 pelatih dan pembina PBB dari sekolah maupun kecamatan se-Kabupaten Dharmasraya serta 20 anggota UKM Paskibra UNDHARI, sehingga total peserta mencapai 95 orang.


“Seluruh peserta mengikuti pembelajaran berbasis teori dan praktik yang dirancang untuk memperkuat kompetensi kepelatihan sesuai standar yang berlaku,” ujarnya.


Materi yang diberikan meliputi Read, Lead, Inspire: Membangun Pelatih yang Literat dan Inspiratif, kepemimpinan, disiplin, pembentukan karakter, standarisasi dan dasar Peraturan Baris Berbaris berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018, formasi pasukan 17, 8, dan 45, teknik membentang dan melipat Bendera Merah Putih, metode melatih dan membina, hingga praktik lapangan.

Kegiatan ini menghadirkan tim instruktur berpengalaman dari unsur akademisi, TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia, yaitu Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., Wakil Rektor III UNDHARI sekaligus Pembina UKM Paskibra UNDHARI dan Ketua PPI Dharmasraya; Carly Marlinton, S.Pd., PPI Sumatera Barat 1998 dan Majelis Pertimbangan Organisasi PPI Dharmasraya; IPDA Donald Ratmin, S.H., PPI Sumatera Barat 2001 sekaligus Majelis Pertimbangan Organisasi PPI Dharmasraya; PELDA Joko Sumarno, Danpos Koramil Pulau Punjung; Monalisa, S.K.M., Paskibraka Nasional Tahun 2009 dan Wakil Sekretaris PPI Dharmasraya; serta Robby Febri Nando, Kepala Bidang Pembentukan Paskibraka dan Purnapaskibraka DPPI Dharmasraya.


Kehadiran para instruktur dari berbagai latar belakang tersebut memberikan penguatan materi secara komprehensif, mulai dari aspek kepemimpinan, pembentukan karakter, hingga teknis kepelatihan PBB dan Paskibraka sesuai standar yang berlaku.

Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., selaku Ketua PPI Dharmasraya sekaligus Pembina UKM Paskibra UNDHARI, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menyediakan ruang belajar dan pengembangan diri bagi para pelatih dan pembina PBB di Dharmasraya.

“Pelatih dan pembina merupakan investasi sumber daya manusia yang akan menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, mereka harus terus diberikan ruang untuk belajar, meningkatkan kapasitas, memperkuat kompetensi, serta mengembangkan profesionalitasnya. Melalui TOT ini, kami ingin melahirkan pelatih yang tidak hanya mahir dalam teknik PBB, tetapi juga mampu menjadi pendidik, motivator, dan teladan yang menginspirasi lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, berintegritas, disiplin, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat,” ujar Amar.

Amar menambahkan, sinergi antara UKM Paskibra UNDHARI, PPI Dharmasraya, DPPI Dharmasraya, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh mitra merupakan modal penting dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan pelatih-pelatih profesional yang menjadi agen perubahan dalam membentuk karakter generasi muda Dharmasraya.

Melalui kegiatan ini, UKM Paskibra UNDHARI bersama PPI Dharmasraya dan DPPI Dharmasraya berharap dapat melahirkan pelatih dan pembina PBB yang adaptif, kompeten, profesional, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, sehingga mampu memperkuat pembinaan karakter peserta didik dan mencetak generasi muda Dharmasraya yang unggul, disiplin, berintegritas, serta siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (Red)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version