Oleh: Adli Alfaris Mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI

Adli Alfaris Mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UNDHARI

Di tengah cepatnya perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi yang tak terhenti, kita sering melupakan bahwa semua yang kita miliki hari ini berasal dari alam.

Tanah yang memberinya pangan, udara yang kita hirup, dan air yang kita minum semuanya adalah anugerah yang tidak bisa kita ganti. Menjaga alam bukan hanya kewajiban moral, melainkan investasi mutlak untuk masa depan kita dan generasi mendatang.

Tanpa upaya yang serius untuk melindunginya, kita berisiko merusak fondasi kehidupan yang telah menopang manusia selama ribuan tahun. Kerusakan alam yang terjadi di daerah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh ini telah memberikan efek nyata pada kualitas hidup kita.

Perusakan hutan hujan yang berskala besar menyebabkan banjir. Akibatnya, menyebabkan hilangnya habitat satwa liar, menurunnya kualitas udara, dan rusaknya rumah masyarakat dan ada pula kehilangan keluarga yang diakibatkan oleh banjir dan longsor.

Di Indonesia sendiri, hutan yang dulunya meliputi sebagian besar wilayah kini terus menyusut karena penebangan liar dan konversi lahan menjadi perkebunan. Akibatnya, kita sering menghadapi kabut asap yang membahayakan kesehatan pernapasan, terutama pada musim kemarau.

Selain itu, pencemaran sungai dan laut akibat limbah industri dan rumah tangga membuat air menjadi tidak layak diminum dan merusak ekosistem akuatik, yang pada gilirannya mempengaruhi pasokan ikan sebagai sumber pangan utama banyak orang.

Kedua, menjaga alam adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan ekonomi. Banyak sektor perekonomian, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata, sangat bergantung pada kondisi alam yang baik.

Tanpa tanah subur, petani tidak bisa menghasilkan panen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan.Tanpa laut yang bersih, nelayan akan kehilangan mata pencaharian. Dan tanpa pemandangan alam yang indah, pariwisata yang menjadi sumber devisa penting bagi banyak negara akan merosot.

Bahkan sektor teknologi dan industri juga bergantung pada sumber daya alam sebagai bahan baku. Oleh karena itu, merusak alam berarti merusak pondasi ekonomi kita sendiri.

Selain itu, perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi menjadi ancaman serius bagi masa depan kita.

Suhu bumi yang terus meningkat menyebabkan pencairan es di kutub, naiknya permukaan laut, dan perubahan pola cuaca yang ekstrem, seperti badai yang lebih kuat, kekeringan yang lebih parah, dan banjir yang lebih sering terjadi.

Ini tidak hanya membahayakan nyawa dan properti, tetapi juga mengganggu tatanan sosial dan ekonomi secara global. Tanpa tindakan cepat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan melindungi ekosistem, kita akan menghadapi konsekuensi yang tak terbayangkan.

Namun, tidak semua berita adalah buruk. Banyak orang dan lembaga mulai menyadari pentingnya menjaga alam dan mengambil tindakan nyata.

Di Indonesia, ada banyak inisiatif pelestarian hutan, seperti reboisasi, pengelolaan hutan yang berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat untuk melindungi lingkungan sekitar mereka.

Banyak perusahaan juga mulai menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan, seperti mengurangi limbah dan menggunakan energi terbarukan.

Selain itu, pendidikan lingkungan yang lebih baik di sekolah membantu membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan alam sekitar.

Kita masing-masing juga memiliki peran penting dalam menjaga alam. Tidak perlu tindakan besar, tindakan kecil sehari-hari seperti memisahkan sampah di sekitar kita, mengurangi penggunaan plastik, menyimpan energi, dan berjalan kaki atau bersepeda alih-alih mengendarai mobil bisa memberikan dampak yang signifikan jika dilakukan oleh banyak orang.

Kita juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan, seperti penanaman pohon atau membersihkan pantai. Selain itu, kita bisa memilih produk yang ramah lingkungan dan mendukung kebijakan yang melindungi alam.

Menjaga alam adalah investasi untuk masa depan yang tak ternilai harganya. Setiap langkah yang kita ambil hari ini akan mempengaruhi kehidupan generasi mendatang. Jangan biarkan kita menyesal nanti karena tidak melakukan apa-apa saat masih ada waktu.

Mari kita bekerja sama untuk melindungi alam yang telah memberinya begitu banyak kepada kita, sehingga masa depan kita tetap cerah dan berkelanjutan.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version