
Pasaman Barat, Galanggang.id — Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menunjukkan kepeduliannya dengan melayat ke rumah duka korban tertimpa pohon tumbang di Bancah Kasai, Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Rabu (18/3/2026).
Selain memberikan dukungan moril, Bupati juga menyerahkan santunan langsung kepada keluarga ahli waris.
Kehadiran orang nomor satu di Pasaman Barat ini disambut haru oleh keluarga almarhum Mukhri (65) dan masyarakat setempat. Dalam suasana duka tersebut, Yulianto menyampaikan rasa simpati yang mendalam atas musibah yang merenggut nyawa salah satu warganya.
“Kami atas nama pemerintah daerah turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujarnya.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Selasa (17/3/2026) sore, saat wilayah tersebut dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang. Sebuah pohon kelapa di dekat kediaman korban tumbang dan menghantam bangunan rumah dengan keras.

Naas, saat kejadian Mukhri sedang berada seorang diri di dalam rumah sehingga tidak sempat menyelamatkan diri. Benturan material bangunan dan batang pohon menyebabkan rumah rusak berat dan korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Pemberian bantuan yang dilakukan Bupati merupakan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga pascakejadian.
Menyikapi cuaca yang tidak menentu, Bupati Yulianto juga mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh warga Pasaman Barat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing.
Ia meminta warga untuk secara mandiri atau bergotong-royong memeriksa kondisi pepohonan tua di sekitar pemukiman guna mengantisipasi terulangnya kejadian serupa.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jika ada pohon yang berpotensi membahayakan, segera lakukan penanganan,” pungkasnya. (Red)