Kota Solok, Galanggang.id — Guna memastikan kelancaran perhelatan Sikoci Fest 2026, Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perhubungan resmi memberlakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan yang berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026.

Sejumlah ruas jalan strategis akan ditutup, meliputi Jalan Moh. Hatta (Simpang Tugu Carano), Jalan Sutan Syahrir (samping Bank BRI), Jalan H. Agus Salim (samping Bank Nagari Syariah), serta Jalan Ir. Soekarno (Simpang Denpal).

Sebagai solusinya, arus kendaraan dialihkan ke beberapa jalur alternatif sebagai berikut:

1. Dari Simpang Denpal, kendaraan diarahkan menuju Kampung Baru ke arah Stasiun, Terminal Lama, dan keluar di Simpang Surya.

2. Dari Simpang Tugu Carano, arus dialihkan menuju Simpang Poliguna dan sebaliknya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok, Ikhlas, menegaskan bahwa rekayasa ini merupakan upaya menjaga mobilitas masyarakat agar tetap kondusif.

“Pengaturan lalu lintas ini dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar serta untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi kegiatan. Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar Ikhlas.

Dinas Perhubungan juga menyiagakan personel di titik-titik krusial untuk membantu para pengguna jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Indra Febrianto, meminta masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan mereka.

“Kami menempatkan petugas di setiap titik strategis guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti rambu maupun arahan petugas selama rekayasa lalu lintas berlangsung,” jelas Indra.

Pemerintah Kota Solok berharap masyarakat dapat bekerja sama menjaga ketertiban dan keselamatan demi kesuksesan Sikoci Fest 2026. (Red)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version