
Dharmasraya, Galanggang.id — Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) mendapat edukasi langsung tentang pengelolaan keuangan dan layanan perbankan melalui program Bank Nagari Goes to Campus, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah Bank Nagari Cabang Koto Baru-Dharmasraya mendekatkan literasi keuangan dengan generasi muda.
Tak sekadar menyampaikan teori, edukasi dikemas interaktif melalui financial challenge, interactive quiz, games hingga kompetisi yel-yel berhadiah jutaan rupiah. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan layanan keuangan digital, termasuk Ollin by Nagari dan QRIS, serta didorong untuk mulai membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Manajemen dan Hukum, Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis (FHEB) UNDHARI. Hadir Wakil Rektor III UNDHARI Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., Dekan FHEB Dr. Yesi Gusteti, M.Si., serta Wakil Pimpinan Cabang Bank Nagari Cabang Koto Baru-Dharmasraya Dina Natallia bersama tim.
Dalam kegiatan tersebut, Akbar Karim selaku pemateri memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, produk dana dan kredit, serta berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa.
Wakil Pimpinan Cabang Bank Nagari Cabang Koto Baru-Dharmasraya, Dina Natallia, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Nagari memperluas edukasi perbankan kepada kalangan mahasiswa.
“Melalui Bank Nagari Goes to Campus, kami ingin mahasiswa semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak sekaligus mengenal berbagai produk dan layanan perbankan yang dapat menunjang kebutuhan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda juga perlu semakin adaptif terhadap perkembangan layanan keuangan digital, termasuk pemanfaatan Ollin by Nagari dan QRIS.
Sementara itu, Wakil Rektor III UNDHARI Dr. Amar Salahuddin mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai literasi keuangan merupakan kecakapan penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki kehidupan profesional dan bermasyarakat.
“Mahasiswa tidak cukup hanya cakap secara akademik, tetapi juga perlu cerdas mengelola keuangan dan memahami layanan keuangan digital,” katanya.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat pembukaan rekening serta pengenalan dan penggunaan Ollin by Nagari dan QRIS.
Melalui kegiatan tersebut, Bank Nagari dan UNDHARI berharap kolaborasi edukasi keuangan dapat terus dikembangkan sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan finansial yang praktis dan relevan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari. (Red)