Dharmasraya, Galanggang.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menunjukkan langkah responsif dengan meninjau langsung kondisi jalan provinsi yang rusak di depan SDN 06 Koto Baru, Jorong Pasa Banda, Nagari Ampang Kuranji, pada Minggu (11/1/2026).

Langkah ini diambil setelah kondisi jalan berlubang tersebut viral di media sosial TikTok. Annisa memastikan bahwa laporan masyarakat segera mendapatkan tindak lanjut yang tepat dengan berkoordinasi langsung kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Mengingat status jalan tersebut berada di bawah kewenangan provinsi, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani mengonfirmasi telah menjalin komunikasi langsung dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat untuk mempercepat penanganan.

“Ini memang kewenangan Provinsi tetapi jalannya berada di Dharmasraya. Sebagai pimpinan daerah, tentu ini harus kita tanggapi,” ungkap Annisa di lokasi peninjauan.

Lebih lanjut, Annisa menjelaskan bahwa penyebab utama kerusakan telah teridentifikasi dan material perbaikan sudah mulai disiapkan di lokasi.

“Akibat gorong-gorong yang pecah maka harus diganti dan alatnya pun sudah datang di lokasi untuk melakukan perbaikan,” ucapnya.

Viralnya kondisi jalan ini berawal dari inisiatif dua siswa SDN 06 Koto Baru, Abyan Moysanni Manggala dan Danish Al Fasha. Melalui akun TikTok Sooaasiiikk, mereka mengunggah video yang memperlihatkan lobang jalan yang membahayakan bagi pengendara yang melintas di jalan tersebut.

“Karena kondisi jalan ini sangat membahayakan pengendara, maka kami berdua berinisiatif buat videonya,” ucap Abyan Moysanni Manggala yang didampingi Danish Al Fasha.

Aksi spontan ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap keselamatan lingkungan.

Wali Nagari Ampang Kuranji, Nobon, turut menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat Bupati dalam merespons keluhan warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati yang telah peduli dan cepat tanggap meninjau langsung kondisi jalan yang rusak ini,” ujarnya.

Nobon menjelaskan bahwa kerusakan jalan tersebut memang tergolong parah karena faktor teknis di bawah badan jalan.

“Kerusakan jalan semakin parah karena struktur bagian bawah jalan sudah pecah. Air yang mengalir terus mengikis badan jalan sehingga aspal tidak lagi mampu menahan beban kendaraan. Mudah-mudahan perbaikannya bisa segera diselesaikan agar jalan ini kembali bisa dilalui masyarakat seperti biasa,” harap Nobon.

Melalui koordinasi intensif antara Pemkab Dharmasraya, Wakil Gubernur, dan Dinas PU Provinsi Sumbar, pengerjaan diharapkan selesai dalam waktu singkat.

Langkah cepat ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan dan mengembalikan kenyamanan akses transportasi bagi warga Ampang Kuranji dan sekitarnya. (Red)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version