Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., memberikan sambutan di Rumah Gadang Suku Piliang, Nagari Padang Laweh

Dharmasraya, Galanggang.id — Dalam rangka merayakan momentum Idul Fitri 1447 H, Suku Piliang Nagari Padang Laweh, Kecamatan Padang Laweh, menggelar kegiatan Halal Bihalal bertajuk “Manjalang Rumah Gadang Suku Piliang”.

Acara yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026) bertempat di Rumah Gadang Suku Piliang dan dihadiri oleh pemangku adat, tokoh masyarakat, serta jajaran kepolisian.

Kegiatan rutin tahunan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan upaya kolektif untuk menjaga eksistensi budaya Minangkabau. Penghulu Suku Piliang, Aripin Datuak Rajo Malano, menegaskan bahwa agenda ini adalah kunci menjaga kekompakan kaum.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjaga persatuan dan kekompakan kaum, sekaligus melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau,” ujar Aripin.

Senada dengan hal tersebut, Wali Nagari Muaro Sopan, Andri Ogi, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Suku Piliang.

“Tradisi ini merupakan wadah sosial yang efektif untuk menjaga keharmonisan di tingkat nagari,” ungkapnya.

Kehadiran Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., menambah bobot strategis acara ini. Selain sebagai ajang silaturahmi antara kepolisian, pemerintah, dan warga, Kapolres memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengajak mengajak orang tua mengawasi pergaulan anak dalam pencegahan kenakalan remaja.

Ia menambahkan bahaya laten narkotika di lingkungan nagari untuk itu perlu langkah preventif untuk mendorong masyarakat proaktif melaporkan tindak kriminal termasuk pemberantasan narkoba.

Dalam arahannya yang tegas, Kapolres mengingatkan bahwa hukum akan tetap ditegakkan bagi siapa saja yang melanggar.

“Setiap kejahatan pasti akan mendapatkan balasannya. Jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk kejahatan yang kita temui maupun alami,” tegas AKBP Kartyana.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini ditutup dengan harapan agar semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga. Dengan sinergi yang kuat antara pemangku adat (Niniak Mamak), pemerintah nagari, dan aparat penegak hukum, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh negatif bagi generasi muda di Dharmasraya. (Red)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version