Oleh: Faren Elsa Putri Mahasiswa Prodi S-1 Kebidanan FIKES UNDHARI

Pendidikan kebidanan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas kesehatan ibu dan anak, yang secara langsung memengaruhi masa depan suatu bangsa.

Di era modern ini, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia pendidikan kebidanan.

Teknologi tidak lagi sekadar alat bantu, melainkan telah menjadi pendamping utama dalam proses pembelajaran. Kehadirannya membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan agar lebih adaptif, efektif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan proses pembelajaran kebidanan tidak lagi terbatas pada ruang kelas.

Mahasiswa kebidanan kini dapat mengakses berbagai sumber belajar digital seperti e-book, jurnal ilmiah, video pembelajaran, hingga simulasi praktik klinik secara daring.

Hal ini sangat membantu dalam memperluas wawasan dan pemahaman mahasiswa terhadap materi kebidanan yang kompleks.

Dengan teknologi, pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan mandiri, sehingga mahasiswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan dan kebutuhan masing-masing.

Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi yang sangat signifikan dalam pendidikan kebidanan adalah penggunaan simulasi dan media pembelajaran berbasis digital.

Simulasi persalinan menggunakan manekin canggih atau aplikasi virtual memungkinkan mahasiswa berlatih keterampilan klinis tanpa harus langsung berhadapan dengan pasien.

Metode ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan dalam praktik nyata.

Dengan demikian, teknologi berperan penting dalam menjembatani teori dan praktik secara aman dan terkontrol.

Selain itu, teknologi juga mendorong peningkatan kualitas dosen dan tenaga pendidik kebidanan. Dosen dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi digital agar mampu menyampaikan materi secara kreatif dan interaktif.

Platform pembelajaran daring, forum diskusi virtual, serta sistem evaluasi berbasis teknologi memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih dinamis.

Interaksi antara dosen dan mahasiswa pun tidak lagi terbatas oleh waktu dan tempat, sehingga proses bimbingan akademik dapat berjalan lebih optimal.

Namun, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan kebidanan juga menghadapi sejumlah tantangan. Tidak semua institusi pendidikan memiliki fasilitas teknologi yang memadai.

Kesenjangan akses terhadap perangkat dan jaringan internet masih menjadi masalah, terutama di daerah terpencil.

Selain itu, kemampuan literasi digital mahasiswa dan dosen juga perlu mendapat perhatian serius. Tanpa pemahaman yang baik, teknologi justru dapat menjadi penghambat alih-alih pendukung proses pembelajaran.

Di sisi lain, penggunaan teknologi harus tetap diimbangi dengan nilai-nilai humanis yang menjadi inti profesi kebidanan.

Profesi bidan tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga empati, komunikasi, dan kepekaan sosial.

Oleh karena itu, teknologi seharusnya berfungsi sebagai pendamping, bukan pengganti interaksi manusia.

Pendidikan kebidanan modern harus mampu mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan pembelajaran yang menekankan nilai etika, moral, dan kemanusiaan.

Jika dimanfaatkan secara optimal, teknologi dapat menjadi kunci dalam mencetak bidan profesional yang kompeten dan berdaya saing.

Lulusan kebidanan yang terbiasa menggunakan teknologi akan lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin digital, termasuk dalam pelayanan kesehatan berbasis teknologi.

Mereka juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan sistem kesehatan modern yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan akurasi.

Pada akhirnya, kualitas pendidikan kebidanan hari ini akan menentukan kualitas generasi masa depan.

Bidan yang terdidik dengan baik akan berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, yang merupakan fondasi utama pembangunan manusia.

Teknologi sebagai pendamping pendidikan kebidanan harus dimanfaatkan secara bijak dan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara teknologi, tenaga pendidik, dan mahasiswa, pendidikan kebidanan modern dapat melahirkan generasi bidan unggul yang siap menghadapi tantangan global sekaligus berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version