
Yogyakarta, Galanggang.id — Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menutup Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) V PATRI Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Transmigrasi, Yogyakarta, Sabtu (7/2/2026) malam.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi menyampaikan bahwa Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) adalah salah satu organisasi sebagai mitra strategis bagi Kementerian Transmigrasi (Kementrans).
Oleh karena itu, sinergi menjadi kunci utama untuk menyukseskan program kerja Kementerian di kawasan transmigrasi yang fokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, menciptakan peluang serta lapangan kerja baru melalui pengembangan produk unggulan kawasan.
“Kementerian Transmigrasi di tahun 2026 ini akan melakukan program-program sesuai arahan dari Bapak Prabowo, untuk merealisasikan visi Asta Cita Presiden,” katanya.
Penutupan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Sebelumnya, RAKERNAS V PATRI dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Transmigrasi, Yusep Patria. Kegiatan strategis ini juga dihadiri langsung oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman, yang turut berdialog dengan para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sesi dialog interaktif, tercatat sebanyak 17 pertanyaan disampaikan oleh peserta RAKERNAS kepada Menteri Transmigrasi. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan kawasan transmigrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penyelesaian persoalan tanah transmigrasi.
Pada Sabtu malam, sebelum acara penutupan, Sekretaris Jenderal DPP PATRI, Imam Muhadi, membacakan Rekomendasi Hasil RAKERNAS V PATRI 2026 yang merupakan rumusan aspirasi dan komitmen bersama seluruh peserta.
Setelah memperhatikan arahan Menteri dan Wakil Menteri Transmigrasi serta masukan peserta RAKERNAS V PATRI yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di Yogyakarta, disepakati rekomendasi sebagai berikut:
A. Internal
1. Melakukan konsolidasi organisasi dengan prioritas pendataan anggota secara digital guna mewujudkan organisasi yang maju dan modern dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
2. Melakukan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan energi terbarukan, dan ekonomi hijau demi kedaulatan kawasan transmigrasi yang berkelanjutan.
3. Menguatkan program kaderisasi serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia transmigrasi.
B. Eksternal
1. Mendorong pemerintah, khususnya Kementerian Transmigrasi, untuk menguatkan peran PATRI sebagai mitra strategis dalam menyiapkan Indonesia Emas 2045.
2. Mendorong pemerintah memprioritaskan perbaikan infrastruktur di kawasan transmigrasi guna mempercepat pembangunan wilayah.
3. Memfasilitasi penguatan kapasitas SDM transmigrasi agar mampu bersaing di era globalisasi.
4. Mendorong pemerintah terkait agar secara sungguh-sungguh memprioritaskan penyelesaian kasus tanah transmigrasi.
RAKERNAS V PATRI 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan peran organisasi PATRI dalam mendukung kebijakan transmigrasi nasional yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Red)