
Dharmasraya, Galanggang.id — Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) mengukuhkan sebanyak 662 lulusan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-18 yang digelar di Dara Jingga Convention Center (DJCC), Kampus UNDHARI, Dharmasraya, Sabtu (12/9/2026).
Dari ratusan lulusan tersebut, sebanyak 417 orang atau 63,96 persen berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50. Rata-rata IPK lulusan pada wisuda kali ini mencapai 3,60.
Rektor UNDHARI Assoc. Prof. Dr. Gunawa Ali, M.Kom., dalam laporan pendidikannya menyampaikan, 662 lulusan tersebut berasal dari empat fakultas, yakni 272 lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan, 79 Fakultas Ilmu Komputer, 258 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta 53 Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis.

Dengan bertambahnya 662 lulusan pada wisuda ke-18, UNDHARI kini telah menghasilkan 4.461 alumni.Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan sejumlah capaian UNDHARI sepanjang 2026.
Di antaranya, Program Studi S1 Sistem Informasi dan S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) berhasil meraih Akreditasi Unggul.
UNDHARI juga memperoleh penghargaan dari LLDIKTI Wilayah X serta meraih Silver Winner kategori perguruan tinggi swasta dengan jumlah judul dan dana lolos pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat terbanyak.

Saat ini UNDHARI memiliki empat fakultas dan 16 program studi aktif. Penguatan kualitas sumber daya manusia juga terus dilakukan. Sebanyak 14 dosen tetap saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) melalui berbagai program beasiswa.
Pembina Yayasan Amanah Ampang Kuranji sekaligus Pimpinan Komite IV DPD RI, Dr. Hj. Elviana, M.Si., menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan UNDHARI, termasuk memperkuat keunggulan kampus sebagai perguruan tinggi berasrama.

Menurut Elviana, sistem berasrama menjadi salah satu kekuatan UNDHARI dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan kepribadian mahasiswa.
Dukungan terhadap pengembangan UNDHARI juga disampaikan Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung.
“Ibu Elviana tidak sendiri. Kita siap membersamai dan mengawal UNDHARI. Semoga ke depan semakin banyak pihak yang ikut membantu dan mendukung kemajuan kampus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah X Dr. Afdalisma, S.H., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap perkembangan dan berbagai capaian yang diraih UNDHARI.
Ia menyebut UNDHARI sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di lingkungan LLDIKTI Wilayah X yang mencakup wilayah Sumatera Barat dan Jambi.
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi UNDHARI untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, kualitas akreditasi program studi, sumber daya manusia, serta kontribusinya kepada masyarakat.

Wisuda ke-18 turut dihadiri empat anggota DPD RI, yakni Rudi Tirtayana, H. Siti Aseanti, Len Andriani Surunuddin, dan Hilda Manafe, Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, S.Pd., M.Si., Forkopimda, Ketua Yayasan Amanah Ampang Kuranji H. Kaspul Watan, mitra kerja, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.
Kepada para wisudawan, Rektor UNDHARI mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukan semata-mata hasil perjuangan pribadi.
Menurutnya, terdapat doa, pengorbanan, dukungan, dan perjuangan orang tua, keluarga, dosen, serta berbagai pihak di balik keberhasilan setiap lulusan.
“Di balik toga yang saudara kenakan, terdapat doa, pengorbanan, dukungan, dan perjuangan banyak orang,” ujar Gunawa Ali.
Wisuda ke-18 menjadi momentum bagi UNDHARI untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi berkualitas dari Dharmasraya, sekaligus memperkuat perannya dalam melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Red)